Publikasi dari
Memperkuat ambisi iklim Indonesia dengan mendukung tata kelola hutan dan lahan yang berkelanjutan, memastikan kebijakan dan implementasinya berjalan secara efektif, inklusif, dan berbasis bukti.
Publikasi dari
Indonesia (Lokal)
Why
Indonesia memiliki hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, namun kehilangan hampir 175.000 hektare setiap tahunnya menyumbang lebih dari 60% emisi nasional. Tumpang tindih klaim lahan memengaruhi jutaan hektare dan sering kali mengecualikan Masyarakat Adat, perempuan, dan komunitas lokal. Pemerintah menargetkan penurunan emisi sebesar 17,4% di sektor kehutanan dan lahan pada tahun 2030 melalui kebijakan FOLU Net Sink. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan tata kelola yang inklusif dan mampu menyeimbangkan tujuan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
How
Memperkuat kebijakan untuk pengelolaan hutan dan lahan yang berkelanjutan
Memberdayakan komunitas lokal dan Masyarakat Adat melalui program Kampung Iklim + Perhutanan Sosial
Mendukung adaptasi dan mitigasi iklim yang dipimpin secara lokal
Memfasilitasi kolaborasi multistakeholder untuk mencapai keseimbangan hasil sosial, ekonomi, dan lingkungan











